Pertamina berharap ekosistem pemberdayaan petani tebu dan sawit ini dapat direplikasi secara masif di berbagai daerah lain di Indonesia guna mendorong pemerataan ekonomi berbasis kemandirian daerah.

"Dengan program bioetanol pemerintah ini, kita akan bisa memberi kehidupan juga bagi para petani tebu. Energi terbarukan ramah lingkungan ini sekaligus memberdayakan masyarakat sekitar," ungkap Agung.

"Karena tidak banyak negara diberkahi dengan alam yang subur sehingga tanaman produksi contohnya adalah sawit bisa tumbuh dengan subur dan bisa membangun ekonomi kita. Jadi ini yang membuat B50 untuk solar sekali lagi juga bisa menekan emisi dan mengurangi uang yang keluar untuk impor, menghemat devisa," jelas Agung.