"Ini adalah tahap awal realisasi investasi dari PMA Amerika Serikat yang telah lama dikomitmenkan bersama. Kami memulainya di kawasan industri yang sudah tersedia, yaitu Wiraraja I Kabil," ujar Makruf dalam keterangan tertulis, Selasa (27/10/2026).
Makruf menjelaskan, suntikan modal dari perusahaan asal Negeri Paman Sam ini difokuskan pada sejumlah sektor strategis berteknologi tinggi. Investasi tersebut mencakup hilirisasi industri pasir silika atau silica sand downstreaming, pengembangan pabrik pintar berbasis kecerdasan buatan atau AI smart-factory, serta peluang pengembangan industri semikonduktor dan perakitan baterai sodium ion.
"Investasi ini mengusung konsep industri terintegrasi dari hulu ke hilir (end-to-end), guna membangun rantai pasok industri teknologi tinggi berskala besar, yang selanjutnya akan dikembangkan melalui ekspansi ke Kawasan Industri WIRARAJA GESEIP, Proyek Strategis Nasional (PSN) di Pulau Galang," terangnya.