Di sisi lain, Indonesia juga memiliki dividen demografi dengan sekitar 68,94% penduduk berada pada usia produktif. Menurut Kiki, Indonesia mempunyai kesempatan untuk mendorong masyarakat usia produktif agar mulai mempersiapkan masa pensiun sejak dini sebelum tekanan demografi itu akan semakin besar.

Tak hanya itu, tingkat replacement ratio di Indonesia yang saat ini masih berada di kisaran 15% hingga 20%. Angka tersebut masih berada di bawah standar Organisasi Perburuhan Internasional (INternational Labour Organization/ILO) yang sekitar 40%. Kondisi ini menunjukkan bahwa manfaat pensiun yang diterima oleh banyak pekerja saat ini belum cukup untuk mempertahankan standar hidup setelah mereka memasuki masa pensiun.

"Angka ini menunjukkan bahwa manfaat pensiun yang diterima banyak pekerja belum cukup untuk mempertahankan standar hidup setelah memasuki masa pensiun," beber Kiki.