Tunov menyampaikan pihaknya telah menggencarkan kegiatan pasar harga terjangkau di sejumlah provinsi, termasuk Jakarta. Langkah ini melibatkan lintas lembaga mulai dari Kementerian Pertanian, Kementerian Dalam Negeri, Bank Indonesia, hingga pemerintah daerah.
Untuk proyeksi harga cabai menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026/2027, Tunov menilai harga cabai akan cenderung stabil jika kondisi cuaca berangsur membaik.
"Saya kira sampai dengan hari nataru harga akan cenderung stabil jika cuaca mendukung, artinya tidak akan jatuh tapi juga tidak terlalu tinggi, masih dalam level aman," imbuh ia.
Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Nataru
Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional (Bapanas) Ito Hediarto memastikan pasokan cabai secara nasional cukup menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Menurutnya, kelancaran distribusi perlu dijaga saat ini, terutama pengiriman lewat jalur laut.
"Kalau untuk cabai sendiri cukup, tinggal kita lihat saja sisi distribusinya," kata Ito dalam keterangannya.
Ito menjelaskan, pengiriman cabai ke daerah yang harus melewati laut kerap tersendat di jalan. Kondisi itu dapat menurunkan pasokan di daerah tujuan dan akhirnya mendorong harga naik.