"Penyerapan masih stabil, tetapi stok sedang berlebih sehingga hampir di semua wilayah banyak pilihan. Kondisi ini dimanfaatkan pembeli untuk menekan harga," ujarnya.
Menghadapi kondisi tersebut, Permindo menyampaikan sejumlah permintaan kepada pemerintah. Salah satunya adalah menekan harga bahan baku pakan agar harga pakan jadi dapat kembali ke kisaran Rp 7.000-8.000/kg seperti pada 2025.
Peternak juga meminta harga DOC ditetapkan di kisaran Rp 5.500-6.000/ekor. Selain itu, Permindo meminta pemerintah menaikkan Harga Acuan Penjualan (HAP) ayam hidup menjadi Rp 27.000/kg dengan mempertimbangkan tingginya biaya pakan dan DOC.