NADIKABAR.COM — Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Djoko Siswanto mengatakan perusahaan migas asal Uni Emirat Arab (UEA), Mubadala Energy, akan ikut terlibat dalam proyek gas di Andaman, lepas pantai Aceh.

Kabar tersebut disampaikan Djoko usai mendampingi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia bertemu dengan Duta Besar Uni Emirat Arab dan Presiden Direktur Mubadala Energy.

Kehadiran Mubadala membahas progres keputusan investasi akhir atau final investment decision (FID) proyek gas di Blok Andaman.