NADIKABAR.COM — Pevita Pearce akhirnya beradu akting dengan Vino G Bastian dalam film drama keluarga Gasigogi. Bagi Pevita, kesempatan ini menjadi pengalaman istimewa karena sejak kecil dirinya sudah mengagumi Vino lewat film-film Indonesia yang ditontonnya di bioskop.

Pevita mengungkapkan sudah mengenal karya-karya Vino sejak masih kecil. Bahkan ia mengaku pernah menonton film Vino di bioskop bersama mendiang sang ayah, meski saat itu usianya belum cukup untuk menyaksikan film tersebut.

"Senang sekali akhirnya bisa satu proyek film dengan Vino. Jadi ini sebuah kebanggaan dan pengalaman yang menyenangkan," kata Pevita saat perkenalan pemain film Gasigogi di Duren Tiga, Jakarta Selatan, Sabtu (24/10/2026).

Kini, Pevita dan Vino dipertemukan dalam satu proyek film layar lebar yang mengangkat kisah emosional tentang keluarga. Bagi Pevita, keterlibatannya dalam Gasigogi juga berawal dari pengalaman emosional saat pertama kali membaca naskah. Ia mengaku langsung jatuh hati pada cerita tersebut hingga tak kuasa menahan air mata.

Pevita mengatakan saat itu dirinya membaca skrip Gasigogi di pesawat dalam penerbangan dari Kuala Lumpur menuju Jakarta. Awalnya, ia berniat membaca naskah tersebut sedikit demi sedikit. Namun, cerita yang dibacanya justru membuatnya terus menangis sepanjang perjalanan.

"Pramugari bahkan sempat menghampiri dan bertanya, 'Are you okay?'. Saya jawab, 'I'm okay, the script is just very good'," tutur Pevita.

Ia pun merasa karakter Tania yang akan diperankannya memiliki ikatan tersendiri dengannya. Pevita bahkan menyebut peran tersebut seolah memang ditakdirkan untuknya.

"Saya percaya sebuah karakter memilih aktornya. Saat itu juga saya tahu, peran Tania ini meant to be untuk saya. Mau bagaimana pun situasinya, saya harus ada di proyek ini. Makanya tanpa pikir panjang, saya langsung setuju bergabung," ungkapnya.

Sementara itu, Vino G Bastian mengaku tertantang memerankan karakter Jiwa dalam Gasigogi. Menurutnya, film ini tidak hanya berbicara tentang sosok ayah, tetapi juga menyentuh hubungan dengan ibu, persahabatan, dan orang-orang terkasih.

"Jujur sulit menjelaskannya sekarang karena belum boleh dibocorkan terlalu banyak. Tapi yang jelas, ini bukan cuma cerita tentang ayah, ada cerita tentang ibu, persahabatan, dan orang-orang terkasih," ujar Vino.

Ia menilai sosok ayah yang ditampilkan dalam film tersebut memiliki cerita berbeda dari karakter-karakter yang pernah dimainkannya sebelumnya.

"Namun secara khusus, plot tentang sosok ayah di sini belum pernah saya temukan di film mana pun. Segila itu Mr. Lee menulis ceritanya. Karena plotnya yang luar biasa baru dan belum pernah saya mainkan sebelumnya, itu yang bikin saya tertantang sekaligus agak panik memerankannya," lanjutnya.

Vino juga menjelaskan bahwa proses penggarapan film ini melibatkan diskusi mendalam antara sutradara Lee Hwan-kyung dan para pemain. Proses reading bahkan bisa berlangsung cukup lama karena setiap adegan dibahas secara terperinci untuk memastikan emosi dan karakter tersampaikan dengan tepat.

"Fokus utama kami lebih kepada bagaimana menerjemahkan keinginan Mr. Lee ke masing-masing karakter secara tepat, baik dari segi kultur maupun emosinya," jelas Vino.

Selain Pevita dan Vino, film ini juga mempertemukan Indra Jegel dengan Indro Warkop dalam proyek drama yang berbeda dari kolaborasi mereka sebelumnya di Warkop DKI Reborn. Jegel mengaku antusias bisa kembali bekerja sama dengan Indro. Namun menurutnya, ada hal yang terasa berbeda karena kali ini mereka dipertemukan dalam film dengan nuansa emosional yang jauh dari karakter komedi yang biasa mereka bawakan.

"Semoga chemistry kami berdua seru. Cuma yang paling membuat kami kaget adalah kami dipertemukan dalam sebuah film drama yang warnanya sangat berbeda dan jauh lebih emosional dari yang biasanya kami bawakan," kata Indra Jegel.

Film Gasigogi disutradarai oleh Lee Hwan-kyung, sineas asal Korea Selatan yang dikenal lewat film Miracle in Cell No. 7. Naskah versi Indonesia ditulis oleh Alim Sudio dengan Frederica sebagai produser.

Lee mengatakan proses adaptasi cerita ke Indonesia dilakukan melalui diskusi intensif bersama penulis dan para pemain. Baginya, hal terpenting adalah menjaga ketulusan cerita agar dapat menyentuh penonton meski terdapat perbedaan budaya dan bahasa.

"Yang paling penting adalah: jika sebuah cerita memiliki ketulusan, orang di belahan dunia mana pun akan merasakan kesamaan emosi tersebut. Berangkat dari keyakinan itu, proses ini tidak menakutkan sama sekali, melainkan sangat membahagiakan. Perbedaan budaya maupun bahasa tidak menjadi penghalang karena rasa itu universal," beber Lee.

Selain Vino G Bastian, Pevita Pearce, Indra Jegel, dan Indro Warkop, Gasigogi turut dibintangi Faradina Mufti, Altaaf Akavi, Sadana Agung, Dea Panendra, Pritt Timothy, Kiki Narendra, Verdi Solaiman, Luisa Adreena, dan Irma Rihi.

Mengusung genre drama keluarga, Gasigogi diangkat dari novel berjudul sama yang mengisahkan hubungan ayah dan anak. Film ini dijadwalkan memulai proses syuting pada 8 November 2026 dan direncanakan tayang di bioskop pada 2027.