Selain Pevita dan Vino, film ini juga mempertemukan Indra Jegel dengan Indro Warkop dalam proyek drama yang berbeda dari kolaborasi mereka sebelumnya di Warkop DKI Reborn. Jegel mengaku antusias bisa kembali bekerja sama dengan Indro. Namun menurutnya, ada hal yang terasa berbeda karena kali ini mereka dipertemukan dalam film dengan nuansa emosional yang jauh dari karakter komedi yang biasa mereka bawakan.
"Semoga chemistry kami berdua seru. Cuma yang paling membuat kami kaget adalah kami dipertemukan dalam sebuah film drama yang warnanya sangat berbeda dan jauh lebih emosional dari yang biasanya kami bawakan," kata Indra Jegel.
Film Gasigogi disutradarai oleh Lee Hwan-kyung, sineas asal Korea Selatan yang dikenal lewat film Miracle in Cell No. 7. Naskah versi Indonesia ditulis oleh Alim Sudio dengan Frederica sebagai produser.
Lee mengatakan proses adaptasi cerita ke Indonesia dilakukan melalui diskusi intensif bersama penulis dan para pemain. Baginya, hal terpenting adalah menjaga ketulusan cerita agar dapat menyentuh penonton meski terdapat perbedaan budaya dan bahasa.
"Yang paling penting adalah: jika sebuah cerita memiliki ketulusan, orang di belahan dunia mana pun akan merasakan kesamaan emosi tersebut. Berangkat dari keyakinan itu, proses ini tidak menakutkan sama sekali, melainkan sangat membahagiakan. Perbedaan budaya maupun bahasa tidak menjadi penghalang karena rasa itu universal," beber Lee.
Selain Vino G Bastian, Pevita Pearce, Indra Jegel, dan Indro Warkop, Gasigogi turut dibintangi Faradina Mufti, Altaaf Akavi, Sadana Agung, Dea Panendra, Pritt Timothy, Kiki Narendra, Verdi Solaiman, Luisa Adreena, dan Irma Rihi.
Mengusung genre drama keluarga, Gasigogi diangkat dari novel berjudul sama yang mengisahkan hubungan ayah dan anak. Film ini dijadwalkan memulai proses syuting pada 8 November 2026 dan direncanakan tayang di bioskop pada 2027.