Dalam kunjungan tersebut, rombongan Kemenbud melihat langsung sejumlah situs bersejarah di Kabupaten Pidie Jaya, seperti Masjid Madinah dan Kompleks Makam Kuno Dayah Kruet, Dayah Tgk Chik Pante Geulima, serta Masjid Tgk Di Pucok Krueng.
Bupati Sibral mengungkapkan berdasarkan inventarisasi awal terdapat 81 situs cagar budaya yang tersebar pada delapan kecamatan di Pidie Jaya dan membutuhkan perhatian serius akibat dampak bencana.
"Yang menjadi perhatian adalah situs Masjid Madinah di Gampong Dayah Kruet, Kecamatan Meurah Dua. Masjid tersebut diperkirakan dibangun sekitar tahun 1623 oleh Teungku Japakeh setelah kembali dari peperangan melawan Portugis di Selat Malaka," kata Bupati Sibral Malasyi.
Masjid tersebut memiliki kekhasan sejarah dan arsitektur, mulai dari motif ornamen pada ambang pintu hingga mimbar berhias kaligrafi yang menurut cerita masyarakat berasal dari Madinah.
Menurutnya, banjir yang membawa lumpur hingga sekitar satu meter serta material kayu gelondongan telah meninggalkan kerusakan dan endapan di sejumlah bagian situs.