"Korban tidak berdaya dan hanya bisa meronta, 'berhenti, berhenti, berhenti'. Tetapi yang bersangkutan (ketiga pelaku) tidak menghiraukan teriakan korban," ungkap Risda.
Setelah melancarkan aksinya, ketiga pelaku mengantarkan korban pulang. Namun, korban hanya diantar sampai di pertengahan jalan. Para pelaku menyuruh korban pulang sendiri.
"Si anak ini disuruh pulang sendiri, karena anak ini kan bawa motor. Jadi, sebelumnya motornya dibawa oleh pelaku, karena yang bersangkutan dibonceng. Pas pulang itu, anak ini bawa motornya sendiri," urai Risda.
Setelah kejadian itu, korban tidak langsung ke rumah. Dia pergi ke Pelabuhan Carik, Kecamatan Bayan, lantaran tidak berani pulang. Di sana, korban merintih kesakitan. "Kondisi sudah malam dan dia tidak berani pulang dengan kondisinya itu," ujar Risda.
Menurut Risda, korban akhirnya ditemukan ayahnya sekitar pukul 22.00 Wita. Korban lantas menceritakan peristiwa yang dialaminya.
Keluarga korban kemudian melaporkan kasus tersebut ke polisi. Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, polisi akhirnya menangkap ketiga pelaku di tempat tinggalnya pada Rabu (19/8).