Empat pekerja dapur dijatuhi hukuman penjara antara enam hingga delapan tahun, disertai denda, karena telah melaksanakan perintah tersebut. Menurut laporan investigasi tingkat provinsi yang dirilis pada Juli 2025, kudapan tersebut telah disajikan kepada anak-anak dan staf setiap bulan sejak Mei 2024.

Dari 251 anak yang diperiksa, 247 di antaranya memiliki kadar timbal dalam darah yang tidak normal. Seluruh 247 anak tersebut mendapatkan perawatan di rumah sakit atau intervensi nutrisi di rumah.