NADIKABAR.COM — Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat operasionalisasi Koperasi Desa-Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia. Langkah ini ditargetkan menjadi pilar utama dalam menyalurkan barang-barang subsidi sekaligus memangkas jaringan tengkulak yang selama ini merugikan masyarakat.
Ferry menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memutuskan seluruh komoditas subsidi wajib disalurkan secara terintegrasi lewat jaringan koperasi tersebut demi menjaga kepastian harga dan ketersediaan barang.
"Kemarin sudah diputuskan oleh Bapak Presiden, seluruh barang-barang subsidi, sepeti gas LPG 3 kg, minyak goreng, beras SPHP, pupuk itu disalurkan melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih," ujar Ferry dalam menghadiri Festival Mbois 11 di Kota Malang, Jumat (21/8/2026).
Menurut Ferry, langkah ini sekaligus mencegah praktik penimbunan yang acap kali memicu kelangkaan minyak goreng atau alokasi pupuk subsidi yang salah sasaran, distribusi kini dipotong langsung dari produsen utama ke koperasi desa.
"Kalau minyak gorengnya langsung dari Bulog ke Koperasi Desa, tidak akan ada lagi yang berani menimbun. Pupuk, kalau langsung dari PT Pupuk Indonesia ke Koperasi Desa, bisa langsung digunakan oleh kelompok tani secara langsung tidak 'nyelonong' ke kebun sawit," tegasnya.