Selain menyalurkan komoditas subsidi sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), gerai koperasi diproyeksikan untuk menjual kebutuhan pokok harian dengan memprioritaskan pasokan dari pelaku UMKM lokal.

Ferry pun mendorong masyarakat desa untuk memproduksi sendiri kebutuhan harian seperti olahan pangan hingga produk perawatan diri.

Koperasi Desa-Kelurahan Merah Putih juga memegang peran vital sebagai offtaker atau penyerap hasil produksi masyarakat, mulai dari sektor pertanian, hortikultura, peternakan, perikanan, hingga kerajinan tangan.

"Selama ini fungsi menyerap itu tidak ada yang mengurus. Di situlah tengkulak dan lain sebagainya masuk ke ruang kosong itu. Rakyat terjerat praktik rentenir, rakyat terjebak ke pinjaman online (pinjol). Oleh karena itu, Bapak Presiden ingin supaya nanti masalah ini bisa dipecahkan dengan keberadaan Koperasi Desa-Kelurahan Merah Putih," jelas Ferry.