NADIKABAR.COM — Perum Jasa Tirta II (PJT II) menyatakan pengembangan PLTS terapung berkapasitas 100 MW di Waduk Jatigede, Sumedang, Jabar, segera dimulai, sedangkan proyek 80 MW di Waduk Jatiluhur, Purwakarta, masih dalam tahap studi kelayakan.

"Yang Jatigede yang 100 megawatt sudah akan mulai. Yang Jatiluhur ini masih dalam taraf FS, feasibility study," kata Direktur Utama PJT II Imam Santoso, seusai kegiatan bersama Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) di Purwakarta, Jawa Barat, Sabtu.

Imam mengatakan kedua proyek tersebut merupakan bagian dari pengembangan energi terbarukan yang tengah disiapkan perusahaan melalui pemanfaatan kawasan waduk.

Meski demikian, ia belum memerinci jadwal pembangunan maupun target pengoperasian kedua PLTS atau pembangkit listrik tenaga surya terapung tersebut.

Berdasarkan paparan Imam, rencana PLTS terapung Jatiluhur saat ini memiliki kapasitas 80 MW, sedangkan Jatigede sebesar 100 MW.