Selain kedua proyek itu, PJT II mengidentifikasi potensi pengembangan PLTS terapung hingga 2,8 gigawatt peak (GWp) di sejumlah waduk dalam wilayah kerjanya.
"Daya 2,8 GWp itu adalah potensi. Jangan salah pengertian, itu potensi ya," ujar Imam.
Ia menegaskan angka tersebut merupakan potensi keseluruhan yang masih memerlukan perencanaan lebih lanjut, bukan kapasitas pembangkit yang telah terpasang atau beroperasi.
Dalam paparan perusahaan, PJT II juga menyebutkan lima lokasi lain yang akan mulai dijajaki untuk pengembangan PLTS terapung pada 2027, yakni Batutegi, Sindangheula, Karian, Cipanas, dan Kuningan.
Dengan demikian, terdapat tujuh lokasi dalam rencana dan identifikasi potensi pengembangan PLTS terapung PJT II, dengan tahapan persiapan yang berbeda.