NADIKABAR.COM — Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menargetkan serapan anggaran program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau Bedah Rumah mencapai sekitar 60–70 persen hingga akhir triwulan III 2026.
Sekretaris Jenderal Kementerian PKP Didyk Choiroel mengatakan kementerian terus mempercepat pelaksanaan program tersebut karena kegiatan Bedah Rumah masih berjalan di berbagai daerah.
“Program-program terutama BSPS, karena ini sedang berjalan, realisasinya nanti kita kejar terus dan targetnya sampai dengan triwulan III ini sudah sekitar 60–70 persen,” kata Didyk seusai rapat kerja bersama Komisi V DPR RI di Jakarta, Kamis.
Capaian pelaksanaan BSPS berbeda pada masing-masing unit organisasi Kementerian PKP yang menangani program tersebut.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Perumahan Perdesaan Kementerian PKP Rini Dyah Mawarty menyampaikan realisasi anggaran BSPS di unitnya telah mencapai sekitar Rp1,675 triliun atau 48,49 persen per 24 September 2026.