"Karena total subsidi dan kompensasi untuk di listrik sekarang udah lebih dari 200 triliun, besar sekali APBN kita Bapak, Ibu semua. Besar sekali. Jadi memang harus ada inovasi gerakan cepat untuk kita bisa melakukan hal ini," terangnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah meresmikan megaproyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 Gigawatt peak (GWp). Prabowo meminta agar proyek tersebut dapat selesai dalam kurun waktu tiga tahun.
Permintaan itu disampaikan langsung oleh Prabowo di hadapan jajaran menteri Kabinet Merah Putih, Danantara, PLN hingga Pertamina. Ia pun menanyakan kesiapan para jajarannya untuk menyanggupi target waktu yang dipatok, termasuk Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.
"Kita akan membangun 100 gigawatt dan kita tidak main-main. Target kita adalah 100 gigawatt dalam 3 tahun. Menteri ESDM, bisa dalam 3 tahun?" ujar Prabowo dalam acara Luncurkan Program PLTS 100 GWp dikutip dari Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (25/8/2026).