Koalisi tersebut juga mengalami kekalahan dalam tiga pemilihan umum daerah secara berturut-turut. Pemilihan di tingkat negara bagian tersebut dipandang sebagai indikator sentimen pemilih menjelang pemilihan umum yang digelar paling lambat awal 2028.

Anwar mengatakan dirinya dapat menggelar pemilu lebih cepat jika perpecahan di dalam pemerintahannya terus melebar.

Artikel ini telah tayang di NadiKabar. Baca selengkapnya di sini!