Jokowi mengatakan skripsinya berjudul 'Studi tentang Pola Konsumsi Kayu Lapis pada Pemakaian Akhir di Kotamadya Surakarta'. Dia menyebut judul itu disetujui oleh dosen pembimbing, Achmad Soemitro, setelah mengajukan proposal sebanyak tiga kali.

Jokowi mengaku telah mengikuti wisuda di UGM pada 19 November 1985. Dia mengatakan dari Fakultas Kehutanan saat itu ada 14 orang yang mengikuti wisuda termasuk dirinya.

Jokowi mengatakan ijazah S-1 miliknya diterbitkan UGM pada 6 November 1985. Dia mengatakan ijazah itu ditandatangani Rektor UGM saat itu.

Jokowi menegaskan ijazah S-1 itu adalah miliknya. Dia mengatakan foto yang ada pada ijazah itu adalah dirinya, bukan Dumatno Budi Utomo.

"Tadi di situ kan ada foto ya Saudara saksi, ya? Ada foto. Itu foto Saudara saksi atau foto Dumatno Budi Utomo?" tanya jaksa.

"Foto saya, Yang Mulia. Untuk apa dipasang fotonya Dumatno Budi Utomo," ujar Jokowi.

Jaksa sempat bertanya apakah Jokowi berkumis dan memakai kacamata saat lulus dari UGM. Jokowi mengaku dirinya berkumis dan berkacamata saat itu.

"Yang ingin saya tanyakan adalah ketika waktu Saudara Saksi lulus strata satu, apakah waktu itu posisi berkumis? Menggunakan kacamata?" tanya jaksa.

"Berkumis dan menggunakan kacamata, Yang Mulia," jawab Jokowi.

"Kumisnya tipis, Yang Mulia," jawab Jokowi lagi.

Jaksa sempat meminta foto lama Jokowi. Namun Jokowi mengaku tak membawa.

"Kumisnya tipis. Baik. Apakah Saudara Saksi juga membawa foto diri pribadi untuk foto yang lama? Kalau tidak ada, akan kami tunjukkan dengan compare dengan barang bukti yang lain kepada Saudara Saksi. Apakah Saudara Saksi ada foto lama waktu pas dengan foto ijazah tersebut?" tanya jaksa.

Jokowi mengatakan saat itu tak ada mahasiswa lain yang memiliki nama sama dengannya.Hal itu disampaikan Jokowi saat menjadi saksi kasus fitnah ijazah palsu dengan terdakwa Roy Suryo di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026). Jokowi awalnya menegaskan foto yang ada pada ijazah S-1 miliknya adalah dirinya sendiri, bukan Dumatno Budi Utomo.

"Saudara Saksi, saya ingin menanyakan. Selama Saudara Saksi menjalankan perkuliahan di Universitas Gadjah Mada, apakah sepengetahuan saksi pada saat, pada saat itu atau pada masa itu ada mahasiswa lain dengan nama Joko Widodo selain Saudara Saksi di Fakultas Kehutanan?" tanya jaksa.

"Tidak ada, Yang Mulia," jawab Jokowi.

Dalam sidang ini, Jokowi juga mengatakan Roy Suryo tidak pernah meminta izin untuk melakukan penelitian terkait ijazahnya. Dia mengatakan Roy juga tak pernah mengajukan mekanisme restorative justice.