Untuk membantu sinkronisasi data korban, Polda Jatim membuka posko DVI bersama Biddokkes Polda Jatim di dua lokasi, yakni Pelabuhan Tanjung Perak dan Biddokkes.

Selain itu, posko pengaduan juga dibuka di Pelabuhan Tanjung Perak dan Ditpolairud Polda Jatim. Posko tersebut melayani masyarakat yang mencari anggota keluarga yang diduga menjadi penumpang KM Virgo Transport 8.

"Harapannya dari pendataan ini kita bisa sinkronisasi data dengan Banjarmasin sehingga apa yang ditemukan oleh Banjarmasin maupun kitanya yang berhubungan dengan korban terhubung dengan data awal. Posko ini terbuka ya, sampai dengan hari ini ya. Kita menunggu daripada penyampaian dari Basarnas untuk kegiatan SAR ini, di mana memfokuskan posko-posko ini terutama masyarakat yang merasa bahwasanya ada keluarga, sanak saudara yang ikut di dalam kapal tersebut. Harapannya dari pendataan inilah bisa mengetahui apakah korban dalam keadaan selamat ataupun korban pada posisi yang mana gitu," tutupnya.

Diketahui, Kapal Virgo Transport 8 tenggelam dalam perjalanan dari Surabaya menuju Banjarmasin pada Minggu (13/8). Kapal tersebut mengangkut 243 orang.

Dari data sementara, 114 korban telah dievakuasi. Sebanyak 108 orang korban selamat dan enam korban meninggal dunia. Masih ada 129 orang lainnya yang belum ditemukan.