Dua tersangka yang ditangkap masing-masing berinisial AE dan BU. Keduanya diketahui memiliki tugas berbeda dalam mengoperasikan platform pornografi tersebut.

AE berperan mempromosikan situs melalui media sosial sekaligus menjadi pemeran dalam konten pornografi. Sementara itu, BU bertanggung jawab mengelola infrastruktur teknis situs.