Dari hasil pembahasan dalam FGD kemudian ditindaklanjuti dengan penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan Nota Kesepahaman tim redaksi Ditintelkam Polda Jatim dengan PT SIER, penyusunan dokumen tersebut dilakukan dan didampingi oleh mentor serta para ahli sebagai pedoman pelaksanaan sinergi dalam mencegah serta menanggulangi aksi premanisme di kawasan industri.
Dalam nota kesepahaman tersebut memuat komitmen bersama tim redaksi Kepolisian, PT SIER, dan para pemangku kepentingan untuk memperkuat koordinasi, pertukaran informasi, deteksi dini, serta penanganan setiap potensi gangguan keamanan.
"Melalui kerja sama tersebut, PT SIER diharapkan dapat menjadi kawasan industri yang aman, nyaman, dan terbebas dari praktik premanisme maupun aktivitas yang dapat mengganggu stabilitas keamanan. Sebagai bagian dari implementasi proyek perubahan, kami juga melaksanakan kegiatan sosialisasi Posko Siaga Industri kepada berbagai organisasi kemasyarakatan, termasuk Pemuda Pancasila dan sejumlah organisasi kemasyarakatan lainnya," tuturnya.
Edi menyatakan, kegiatan itu bertujuan meningkatkan kesadaran seluruh elemen masyarakat mengenai pentingnya menjaga keamanan kawasan industri. Mengingat, kawasan industri merupakan salah satu pilar utama pertumbuhan ekonomi dan investasi di Jatim.
Tidak hanya itu, untuk memastikan keberlanjutan program, Edi membentuk Satgas dan Posko Siaga Industri di Kawasan Industri yang melibatkan unsur Kepolisian, pengelola kawasan industri, serta stakeholder terkait.
Ia meyakini keberadaan Satgas dan Posko Siaga Industri mampu mempercepat koordinasi, meningkatkan efektivitas deteksi dini, serta menghadirkan respons cepat terhadap setiap potensi gangguan kamtibmas.
"Melalui proyek perubahan ini, Polri, dalam hal ini Polda Jatim diharapkan mampu menghadirkan model kolaborasi yang dapat menjadi contoh dalam pengamanan objek vital nasional, khususnya kawasan industri. Dengan dukungan seluruh stakeholder, sinergi yang terbangun diharapkan mampu menciptakan kawasan industri yang aman, kondusif, bebas dari aksi premanisme, sekaligus memperkuat kepercayaan investor terhadap iklim investasi di Jatim," tutup eks Kasat Intelkam Polrestabes Surabaya itu.