Dampak dari kebakaran tersebut mengakibatkan total luas lahan yang terbakar mencapai 6.516,81 hektare di sejumlah kabupaten dan kota.

Kabupaten Kutai Kartanegara mencatatkan luasan lahan terbakar terbesar, yakni 1.661 hektare, disusul Kabupaten Berau seluas 1.252 hektare, dan Kabupaten Kutai Barat 1.200,1 hektare.

Sementara dari sebaran titik panas, Kabupaten Berau mencatatkan angka tertinggi sebanyak 4.008 titik, diikuti Kabupaten Kutai Timur dengan 3.300 titik, dan Kabupaten Paser sebanyak 3.000 titik.

Dari total 37 laporan polisi yang ditangani jajaran Polda Kaltim, Ditreskrimsus Polda Kaltim memimpin dengan menangani empat laporan khusus.