Meski demikian, Budi menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan lalu lintas yang sempat dialami sebagian warga selama kegiatan penyampaian pendapat itu berlangsung.

"Dengan semangat 'Polisi Bersama Masyarakat', kita terus menjaga ruang publik agar tetap aman dan damai. Aspirasi masyarakat harus dihormati, begitu pula hak warga lainnya untuk beraktivitas dengan nyaman. Inilah semangat 'Kerja Melayani Jakarta', polisi hadir untuk mendengar, melindungi, dan melayani," tutur Budi.