β€œLokasinya ada di dua ponpes. Di ponpes inisial L dan AH, di Lombok Barat,” kata Joko.

Ia mengatakan kedua korban masih berstatus anak. Salah seorang korban merupakan siswa madrasah ibtidaiyah dan penyandang disabilitas.

β€œModusnya, terlapor diduga melakukan manipulasi hingga memaksa korban. Korban di situ tidak berani menolak,” ujarnya.