Adex mengatakan, upaya ini dilakukan untuk mengubah kondisi Kampung Boncos yang selama ini dicap sebagai kawasan peredaran narkoba atau 'kampung narkoba' menjadi Kampung Bersinar (Bersih Narkoba). "Pak Kapolri menginginkan bahwa ini diubah menjadi Kampung Bersinar, Kampung Bersih Narkoba. Tentunya itu kan puncak gunung yang muncul adalah penjualan narkoba, penggunaan narkoba di kampung ini," kata dia.

"Tapi sejatinya ada suatu permasalahan yang nggak muncul. Nah, inilah yang kita lakukan. Sebenarnya masalahnya ini apa? Apakah kita butuhkan rekayasa dalam konteks lingkungan supaya ini aman? Kita ada sistem one in, one gate system, kemudian ada pengawasan, ada pelatihan, apakah ada kebutuhan-kebutuhan yang lain?" imbuh dia.

Selain persoalan pekerjaan, pendataan itu menanyakan kebutuhan peningkatan keterampilan bagi anak-anak dan warga. Nantinya pelatihan bisa diberikan sesuai dengan minat masyarakat, seperti bahasa Inggris, bahasa Jepang, musik, hingga keterampilan lainnya.