NADIKABAR.COM — Polda Metro Jaya bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan pendataan 400 rumah di Kampung Boncos, Palmerah, Jakarta Barat hari ini. Pendataan dilakukan untuk memetakan kondisi sosial dan ekonomi untuk memulihkan stigma 'kampung narkoba'.
Wakapolda Metro Jaya Irjen Adex Yudiswan mengatakan, pendataan ini dilakukan langsung secara door to door. Nantinya, petugas akan meminta informasi soal jumlah anggota keluarga yang sudah bekerja maupun belum bekerja.
"Kalau mereka misalnya butuh pekerjaan, kita identifikasi. Satu rumah itu berapa orang yang sudah kerja, berapa orang yang belum? Mereka sudah mempunyai kemampuan atau kompetensi tidak? Kalau belum, kita undang nanti dari BLK untuk sama-sama melatihkan mereka," kata Adex seusai giat di Kampung Boncos, Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (4/11/2026).
Adex mengatakan, upaya ini dilakukan untuk mengubah kondisi Kampung Boncos yang selama ini dicap sebagai kawasan peredaran narkoba atau 'kampung narkoba' menjadi Kampung Bersinar (Bersih Narkoba). "Pak Kapolri menginginkan bahwa ini diubah menjadi Kampung Bersinar, Kampung Bersih Narkoba. Tentunya itu kan puncak gunung yang muncul adalah penjualan narkoba, penggunaan narkoba di kampung ini," kata dia.
"Tapi sejatinya ada suatu permasalahan yang nggak muncul. Nah, inilah yang kita lakukan. Sebenarnya masalahnya ini apa? Apakah kita butuhkan rekayasa dalam konteks lingkungan supaya ini aman? Kita ada sistem one in, one gate system, kemudian ada pengawasan, ada pelatihan, apakah ada kebutuhan-kebutuhan yang lain?" imbuh dia.
Selain persoalan pekerjaan, pendataan itu menanyakan kebutuhan peningkatan keterampilan bagi anak-anak dan warga. Nantinya pelatihan bisa diberikan sesuai dengan minat masyarakat, seperti bahasa Inggris, bahasa Jepang, musik, hingga keterampilan lainnya.
Tidak hanya itu, pendataan juga mencakup persoalan infrastruktur dan fasilitas lingkungan. Hal ini harus benar-benar apa yang diperlukan warga.
"Percuma kita memberikan yang tidak dibutuhkan sama masyarakat. Lebih baik kita akomodir semua kebutuhannya berdasarkan apa yang mereka harapkan dan inginkan," ujarnya.