NADIKABAR.COM — Polda Metro Jaya menegaskan fokus utama dalam penanganan kasus dugaan penganiayaan anak buah kapal (ABK) KM Maulana 23, yaitu memberikan keadilan serta pendampingan kesehatan fisik dan psikologis para korban.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menegaskan kepolisian menaruh perhatian besar pada penanganan trauma dan kondisi kesehatan ABK, di samping terus melanjutkan proses penyidikan perkara tersebut.
"Tujuan utama adalah bagaimana memberikan rasa aman, memberikan pemulihan kepada korban. Kita memberikan empati, pemulihan kesehatan maupun psikis pada korban," kata Budi di Jakarta, Senin.
Dia mengatakan perhatian dan bantuan pendampingan itu diberikan tidak hanya kepada para ABK yang menjadi korban, tetapi juga menjangkau pihak keluarga.