NADIKABAR.COM — Seorang guru seni di SMKN 27 Jakarta diduga melecehkan siswa. Pihak kepolisian ikut memberikan pendampingan psikologis korban.

"Satres PPA & PPO Polres Metro Jakarta Pusat bersama dengan Sudin PPAPP Jakarta Pusat telah memberikan perlindungan dan pendampingan psikologi terhadap siswa yang menjadi korban," kata Kasat PPA Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Rita Oktavia Shinta saat dihubungi, Kamis (8/10/2026).

Rita mengatakan sejauh ini belum ada laporan kepada pihak kepolisian. Kendati demikian, polisi tetap mengawal kasus tersebut.

"Kami akan terus mengawal kasus ini dan memastikan adik-adik kita mendapatkan perlindungan terbaik," ujarnya.

Sebelumnya, Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta mengusut dugaan pelecehan yang dilakukan seorang guru terhadap siswa di salah satu SMKN di Jakarta Pusat. Disdik memastikan kasus tersebut akan diproses dan siap mengikuti jalur hukum apabila ditemukan unsur pidana.

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana mengatakan pihaknya telah menerima laporan terkait dugaan tersebut. Guru yang bersangkutan kini telah dibebastugaskan dari sekolah selama proses pemeriksaan berlangsung.

"Jadi kami juga baru menerima laporan. Setelah itu, saya terus memerintahkan dan melaporkan tentunya. Jadi guru itu sejak hari ini juga sudah tidak di sekolah lagi, sudah dibebastugaskan sebagai pengajar dulu di sekolah," kata Nahdiana saat dihubungi, Kamis (8/10).

Nahdiana menegaskan Disdik akan mengikuti proses hukum apabila dugaan tersebut berlanjut ke ranah pidana. Penanganan kasus juga akan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan unsur terkait.

"Kami pokoknya, yang artinya gini, secara hukum ini akan bermasalah dan lain-lain, kami akan patuh pada proses hukum," tuturnya.

Dugaan pelecehan tersebut ramai dibicarakan di media sosial Threads. Sejumlah pihak yang mengaku sebagai korban maupun mengetahui kejadian tersebut mulai menyampaikan cerita mereka.