Meski operasi SAR resmi dihentikan, personel Ditpolairud Polda NTT melalui Marnit Labuan Bajo tetap melakukan patroli rutin di perairan Taman Nasional Komodo.

Petugas juga mengimbau kapal wisata dan nelayan untuk meningkatkan kewaspadaan serta segera melaporkan jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban atau bangkai kapal.

“Kami mengimbau kapal-kapal wisata dan nelayan yang beraktivitas di perairan Taman Nasional Komodo agar segera menginformasikan kepada petugas apabila menemukan tanda-tanda keberadaan KM Feronia,” ujar Irwan.

Masyarakat yang menemukan petunjuk terkait korban atau kapal tersebut dapat melaporkannya kepada petugas kepolisian perairan atau melalui layanan call center 101 SPKT Polres Manggarai Barat.

Jajaran Ditpolairud Polda NTT juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Doa bersama dijadwalkan berlangsung di Pelabuhan Marina Labuan Bajo sebagai bentuk penghormatan kepada korban sekaligus dukungan bagi keluarga yang ditinggalkan.