Rico mengatakan, Polres Probolinggo Kota akan memperkuat langkah preventif dan penegakan hukum untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Salah satunya dengan meningkatkan patroli di waktu dan lokasi yang dianggap rawan serta menindak tegas pelaku kejahatan.

"Kami akan terus berupaya memberikan pelayanan yang terbaik seperti melaksanakan patroli di jam-jam rawan dan melakukan penindakan secara tegas terhadap para pelaku kejahatan yang ada di wilayah Kota Probolinggo," katanya.

Selain persoalan kamtibmas, dialog tersebut membahas tantangan menjaga persatuan di tengah perkembangan ruang digital. Arus informasi yang cepat dinilai dapat memicu kesalahpahaman, provokasi, hingga perpecahan apabila masyarakat tidak menyikapinya secara bijak.

Rico mengingatkan masyarakat agar berhati-hati saat menerima maupun menyebarkan informasi. Ia meminta masyarakat memastikan kebenaran informasi sebelum membagikannya dan tidak mudah terpancing konten yang berpotensi memicu konflik.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi, tidak menyebarkan berita yang belum diketahui kebenarannya, serta tidak melakukan tindakan main hakim sendiri," tegasnya.

Menurut Rico, perbedaan pilihan, pendapat, dan kepentingan merupakan bagian dari kehidupan bermasyarakat dan berdemokrasi. Namun, perbedaan tersebut harus disikapi secara dewasa agar tidak berkembang menjadi perpecahan.