Korban AM mengaku menegur sejumlah orang yang membunyikan suara mesin sepeda motor secara keras karena mengganggu lingkungan.

Teguran tersebut berujung pada dugaan aksi kekerasan yang menyebabkan AM dan kedua anaknya mengalami luka-luka.

Di sisi lain, seorang warga berinisial RF memberikan keterangan berbeda mengenai awal mula perselisihan.

"RF menyebut percekcokan bermula ketika seseorang mengarahkan sorot senter kepada rekannya yang sedang membenahi sepeda motor. Ia mengaku berusaha melerai perselisihan tersebut, tetapi justru dicekik dan dipukul hingga terluka," katanya.

Rangkaian kejadian itu menghasilkan tiga laporan polisi dari kedua belah pihak. AM dan istrinya, DS, masing-masing melaporkan dugaan aksi kekerasan dan perusakan ke Polres Metro Bekasi Kota, sedangkan RF melaporkan dugaan kekerasan ke Polsek Bekasi Selatan.