NADIKABAR.COM — Polisi mengungkap motif sejumlah remaja yang melakukan konvoi sambil mengayunkan senjata tajam (sajam) di Jalan Lingkar Selatan, Kecamatan Sekarbela, Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kapolresta Mataram, Kombes Hendro Purwoko, mengatakan tindakan yang dilakukan sejumlah remaja itu berawal dari adanya tantangan yang diterima dari media sosial (medsos).

"Adapun motif pelaku karena merasa tersinggung adanya tantangan fisik dari orang tak dikenal yang mengaku dari wilayah Karang Genteng melalui media sosial," kata Hendro, Selasa (15/9/2026).

Video konvoi sambil membawa sajam itu viral di media sosial (medsos). Mereka juga sambil mengumpat dan membuat keributan dengan cara membunyikan klakson motor. "Tujuannya untuk memberitahukan ke orang yang menantang pelaku untuk keluar menemui pelaku," sebutnya.