Polresta Yogyakarta juga akan melakukan klarifikasi kepada pihak yang mengunggah informasi tersebut untuk memastikan keterangan yang diperoleh sesuai dengan fakta di lapangan.

"Untuk supaya datanya valid, harus dikonfirmasi, dimintai keterangan," katanya.

Menurut dia, hingga saat ini pemilik food truck atau pengunggah informasi tersebut belum membuat laporan secara resmi ke polisi, namun informasi di media sosial tetap ditindaklanjuti oleh jajaran kepolisian.

Dia mengatakan, kepolisian belum bisa memastikan akan mengambil tindakan seperti apa, karena dugaan yang berkaitan dengan anggota kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan Reskrim dan Propam.