NADIKABAR.COM — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bersama Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) berkolaborasi melalui berbagai program dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) hingga tingkat desa.

Sinergi itu terwujud dalam pertemuan antara Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto bersama jajaran dengan Menteri Desa (Mendes) PDT Yandri Susanto beserta jajaran di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Jumat.

Kapolri mengatakan penggunaan narkotika dan minuman keras kerap menjadi pencetus munculnya gangguan kamtibmas berupa kejahatan konvensional, seperti pencurian, kekerasan, tawuran, balapan liar hingga perkelahian antarkampung.

"Bahkan sering kali kita mendapatkan atau menjumpai kekerasan-kekerasan dilakukan oleh anak-anak kita," ujarnya.

Untuk itu, Polri dan Kemendes PDT akan berkolaborasi untuk memberikan edukasi dan literasi mengenai bahaya obat-obatan terlarang maupun minuman keras kepada masyarakat, mulai dari tingkat desa dan kalangan anak-anak.