Suyudi mencontohkan salah satu program yang akan diperkuat, yakni Integrasi Kurikulum Antinarkoba (IKN) yang dicanangkan saat ia berada di Badan Narkotika Nasional (BNN).
Melalui program tersebut, diharapkan anak-anak mengerti bahaya narkotika, jenis-jenisnya maupun sanksi yang mengancam sehingga bisa dengan tegas menolak penyebaran narkotika di sekolah ataupun di lingkungan sekitar.
"Ini kami harapkan bisa kita perkuat lagi sehingga nanti sosialisasi melalui program IKN ini betul-betul bisa menyentuh sampai ke seluruh provinsi di Indonesia," katanya.
Program lainnya yang ia yang akan disinergikan adalah Desa Bersih Narkoba (Bersinar) dan Polisi Peduli Pengangguran (Poliran). Dengan penguatan pencegahan peredaran narkotika dan mengatasi pengangguran di desa-desa, diharapkan kamtibmas dapat tercipta.