Sementara itu, Mendes PDT Yandri Susanto mengatakan bahwa kejahatan penyalahgunaan narkotika kini tidak hanya menyasar ke masyarakat perkotaan, tetapi juga menyasar ke desa-desa, termasuk juga penyalahgunaan minuman keras.
Oleh karena itu, Polri dan Kemendes PDT memperkuat kolaborasi melalui berbagai langkah pencegahan guna memastikan semua kegiatan di desa bernilai positif.
Terkait program Desa Bersinar, Yandri menyatakan pihaknya siap berkolaborasi dengan Polri untuk memberantas penyalahgunaan narkotika di desa-desa.
"Jadi, jumlah 75.266 desa itu Insyaallah akan menjadi fokus kami, bagaimana narkoba itu tidak menyasar warga di desa. Jadi, kami siap untuk melaksanakan kolaborasi ini dengan program Desa Bersinar," katanya.