NADIKABAR.COM — Polri bersama National Narcotics Control Commission (NNCC) atau Komisi Nasional Pengendali Narkotika Tiongkok memperkuat kolaborasi dalam upaya mengungkap jaringan penyelundup narkotika cair lintas negara.
Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Rabu, mengatakan Polri bersama NNCC telah menjalin kerja sama pemberantasan narkotika dan berhasil mengungkap kasus laboratorium narkoba (clandestine lab) di Kabupaten Pidie, Aceh.
Laboratorium tersebut memproduksi sabu cair menjadi sabu kristal. Dari pengungkapan kasus, total terdapat 11 orang yang diamankan di mana 10 orang, di antaranya telah ditetapkan tersangka, serta menyita barang bukti 1,2 ton sabu.
Ia mengatakan kolaborasi yang terjalin akan terus ditingkatkan untuk menjaga Indonesia dan negara-negara lain dari ancaman narkoba.
“Kami, pemerintah Indonesia, Polri dalam hal ini, menyampaikan bahwa kita sangat serius untuk melakukan upaya pemberantasan narkotika di Indonesia. Dan kami juga akan senantiasa mendukung pemerintah Tiongkok dalam rangka mengungkap jaringan besarnya,” katanya.
Terkait perkembangan kasus laboratorium narkoba di Aceh, Kapolri mengatakan bahwa saat ini penyidik tengah memburu pihak pemodal.