Irhamni mengatakan peningkatan penanganan kasus tersebut sejalan dengan kegiatan asistensi yang dilakukan jajaran Polda bersama Dittipidter Bareskrim. Selain penindakan, Polri melakukan langkah pencegahan untuk mengantisipasi meluasnya karhutla.
Sekitar 450 personel dari lembaga pendidikan Polri telah dikirim untuk melakukan penyuluhan dan sosialisasi kepada masyarakat. Kegiatan dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai bahaya pembakaran lahan, khususnya di tengah kondisi kemarau panjang yang disebut dipengaruhi fenomena El Nino.
"Secara proaktif juga kami melakukan asistensi terkait pencegahan. Kemarin dikirimkan kurang lebih 450 personel dari lembaga pendidikan Polri untuk melakukan penyuluhan, sosialisasi, kegiatan preemtif, preventif," jelasnya.
Di sisi lain, Irhamni menyebut 89 tersangka yang telah ditangani sementara ini merupakan perorangan. Namun, penyidik masih mendalami kemungkinan adanya keterlibatan korporasi dalam kasus-kasus tersebut.