Nasional
HALAMAN 3 DARI 3
Pos Belanja Membengkak, APBD-P Pemprov NTB Defisit Rp 369 Miliar
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Perubahan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) mengalami defisit Rp 369 miliar. Postur keuangan ini ter
Redaksi NadiKabar
✓
Redaksi NadiKabar
•
Dipublikasikan: Jumat, 4 September 2026 pukul 18:41 WIB
• ⏱ 2 menit baca
"Jadi walaupun pendapatan terkoreksi dan belanja membengkak, kan ada silpa menjadi penyeimbang yang vital agar program-program prioritas daerah tetap berjalan," terang Nursalim.
Alokasi silpa sebesar Rp 431 miliar ini, tutur Nursalim, akan diarahkan langsung untuk membiayai belanja prioritas pembangunan, seperti penguatan ketahanan pangan, penanganan kemiskinan ekstrem, dan pengembangan sektor pariwisata.
"Ini juga nanti untuk penyelesaian tahap awal studi kelayakan jalan bypass port to port Lembar-Kayangan. Ini kan dibiayai daerah sebagai syarat pendanaan dari pemerintah pusat," terang Nursalim.
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.