"Kita akan menciptakan satu ekosistem yang terpadu, terbuka sehingga tidak ada lagi tumpang tindih berkaitan dengan kekurangan, ketiadaan, atau ketidakmampuan masyarakat di dalam mencapai satu standar layanan tertentu," katanya.

Ia mencontohkan ketika ada anak putus sekolah akan terdeteksi langsung sehingga akan diketahui, antara lain kemampuan ekonomi dan kemampuan memenuhi standar gizi.

"Kalau itu kita jadikan satu ekosistem data, maka itu akan lebih mudah untuk kita atasi bersama," katanya.

Posyandu tersebut berlokasi di Balai RW IV Kelurahan Candi, Kecamatan Candisari, yang terintegrasi dengan Posyandu Lansia, Bina Keluarga Balita, Pos PAUD, Bina Keluarga Remaja, Rumah Pintar, Pos Pembinaan Terpadu.

Selain posyandu, mereka juga meninjau budi daya lele Mina Candi 3 dan melakukan Pembinaan Penyuluh Keluarga Berencana (KB)/Petugas Lapangan KB (PLKB), dan Tim Pendamping Keluarga di wilayah tersebut.