Pengamatan udara atas menggunakan sensor radiosonde (balon cuaca) menunjukkan bahwa lapisan batas atmosfer (Planetary Boundary Layer) -- yakni lapisan udara bawah yang berinteraksi langsung dengan permukaan Bumi --- mampu menampung pencampuran aerosol/asap hingga ketinggian 2-3 kilometer secara vertikal (pada tekanan udara di bawah 850 mb).

"Artinya, partikel asap dan aerosol terperangkap serta terlarut cukup tinggi di atmosfer bawah. Namun hingga saat ini, belum ada Pilot Report (PIREP) yang melaporkan paparan asap pada ketinggian jelajah pesawat terbang (30.000-40.000 feet / 9-12 km) di sepanjang wilayah Laut Jawa," imbuhnya.