NADIKABAR.COM — Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) membuat seleksi nasional (seleknas) yang diikuti sebanyak 56 atlet dari 12 provinsi, di tempat pelatnas panjat tebing, Bekasi, Jawa Barat, 16-19 Oktober, guna persiapan menuju Olimpiade Los Angeles (LA) 2028 di Amerika Serikat.

Sekretaris Umum PP FPTI Wahyu Pristiawan Buntoro menjelaskan seleknas tersebut merupakan pintu masuk prestasi dan momentum rehabilitasi pengorganisasian pelatnas dan dari sisi prestasi, kegiatan itu akan menentukan komposisi atlet dengan kemampuan, potensi, dan kesiapan terbaik menuju LA 2028.

"Dari sisi keberlanjutan, seleknas ini ditujukan untuk membangun sistem pembinaan yang kuat, konsisten, dan bertanggung jawab," kata dia dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Dia menjelaskan visi utama pelatnas menuju LA 2028 yakni untuk membentuk tim nasional yang kompetitif dan berprestasi melalui sistem pembinaan yang berkesinambungan, profesional, sehat, aman, bahagia, dan bermartabat. Selain itu, seleknas bukan sekadar memilih atlet yang akan masuk pelatnas tetapi juga untuk menjaga dan membenahi ekosistem pembinaan yang berkesinambungan di semua tingkatan.

Pria yang kerap disapa Pristiawan itu menekankan perlu adanya komitmen bersama dalam mewujudkan lingkungan olahraga yang sehat, aman, bahagia, bermartabat, dan terlindungi secara hukum.