Dia memaparkan ada beberapa rekomendasi dari hasil evaluasi FPTI. Pertama, perlu adanya peningkatan pembinaan daerah. Hal ini terlihat dari hasil identifikasi 26 provinsi tanpa perwakilan, adanya kendala fasilitas, pelatih, kompetisi, serta regenerasi.

Kemudian yang kedua, perlunya akses pemeringkatan atlet. Perlunya evaluasi kesempatan atlet seluruh provinsi mengikuti kejuaraan yang memengaruhi peringkat nasional.

Aries melanjutkan, rekomendasi ketiga yakni perlunya indikator pembanding. Sementara yang keempat, perlunya pemantauan tahunan guna menetapkan indikator cakupan provinsi, proporsi Jawa-luar Jawa, dan perkembangan atlet U17 per disiplin.

"Misalnya membandingkan jumlah atlet terdaftar, peserta kejurnas, capaian prestasi, dan tingkat partisipasi per provinsi sebelum menilai keadilan sistem seleksi," ujar mantan pemanjat tebing andalan Indonesia itu.