NADIKABAR.COM β Perhimpunan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (PPMI) Pakistan menjadikan International Sports and Culture Gala (ISCG) 2026 di Islamabad sebagai momentum mempererat persahabatan, semangat olahraga, dan pertukaran budaya lintas bangsa.
Mengakui peran penting ISCG 2026 dalam mendorong persahabatan dan interaksi budaya, Duta Besar Indonesia untuk Pakistan Chandra W. Sukotjo turut menyambut inisiatif tersebut sebagai upaya penting membentuk karakter generasi muda melalui olahraga.
βDi sana, mereka belajar makna sejati kerja sama dan nilai disiplin. Mereka belajar bagaimana sikap rendah hati saat menang dan, lebih pentingnya, kalah dengan terhormat dan bangkit lagi dengan keteguhan,β kata Dubes Chandra saat membuka ISCG di Iqra University Islamabad, Pakistan, Jumat.
Pembukaan ISCG 2026 ditandai dengan pemukulan gong oleh Dubes Chandra, diikuti dengan rangkaian kegiatan pembukaan yang mencakup perkenalan seluruh kontingen dan foto bersama yang mencerminkan eratnya persahabatan dan jalinan budaya melalui olahraga.
Chandra berharap agar mereka dapat tetap menjaga koneksi dan kerja sama yang terbentuk melalui ISCG 2026.
βSaya harap acara seperti ini akan terus bisa kita lakukan, bukan untuk masing-masing pribadi ataupun untuk kelompok tertentu, tetapi untuk Indonesia,β kata dia.
Sementara itu Ketua PPMI Pakistan Muhsin Alfatih mengatakan ISCG 2026 menjadi pengingat bahwa batas geografis dan perbedaan budaya tak boleh jadi penghalang terciptanya persahabatan. βHal-hal tersebut seharusnya membuka peluang bagi kita untuk belajar dari satu sama lain,β kata dia.
Ia pun mengajak seluruh peserta ISCG 2026 untuk menjadikan kompetisi tersebut sebagai sarana memperkuat hubungan antarabangsa.
Mengusung tema βAcross Borders, Beyond Cultures, Nations Compete, Cultures Connect,β, ISCG 2026 diikuti sekitar 196 peserta dan undangan dari berbagai latar belakang. Para peserta terbagi dalam tujuh kontingen, yaitu Indonesia, Thailand, Yaman, China, Somalia, serta Iqra University Pakistan dan Akbar Niazi Teaching Hospital Pakistan.
ISCG 2026 mempertandingkan tujuh kategori olahraga, yaitu mini soccer, basket, badminton pria dan wanita, tenis meja pria dan wanita, serta catur. Kegiatan tersebut juga memberi ruang interaksi budaya bagi peserta dari berbagai negara.
Kegiatan tersebut mendapat respons positif dari tuan rumah. Mewakili Direktur Urusan Kemahasiswaan di Iqra University, Ayesha menyampaikan harapan agar kebersamaan selama kegiatan dapat memberi pengalaman positif bagi semuanya.
Sementara itu, Omar sebagai perwakilan sponsor DEENIN untuk ISCG 2026, mengapresiasi keuletan serta kerja sama baik yang terjalin antara pihaknya dengan mahasiswa Indonesia dalam PPMI Pakistan saat mempersiapkan acara.
βMereka sangat rendah hati, dapat menghargai orang lain, pekerja keras, dan kegiatannya sendiri memperlihatkan seluruh hasil kerja keras mereka,β kata dia.
Mubashir Sanjrani, CEO Sanjrani Auction Prices yang menjadi tamu undangan dalam ISCG 2026, menilai pertemuan mahasiswa dari berbagai negara yang diinisiasi PPMI Pakistan sebagai sesuatu yang unik di Islamabad.
βSaya pikir hal ini belum pernah terjadi sebelumnya di Pakistan, dan hal ini sangat bagus,β kata Sanjrani.
Mahasiswa Indonesia di Pakistan menyambut hangat ISCG 2026. Salah satunya, Annisa Amani, mengaku terkesan dengan kemeriahan acara serta besarnya peluang mengenal budaya lain melalui kegiatan tersebut.
βKita bisa mengenal budaya-budaya mereka juga. Harapannya, tahun depan kegiatan ini ada lagi dan lebih meriah lagi,β kata dia.
Melalui olahraga dan pertukaran budaya, ISCG 2026 diharapkan dapat menjadi ruang bagi generasi muda dari berbagai negara untuk memperluas persahabatan, memahami keragaman budaya, dan membangun hubungan yang dapat terus berkembang melampaui batas negara.