NADIKABAR.COM — Presiden Prabowo Subianto menyatakan saat ini beberapa negara mengolok-olok Indonesia. Hal itu buntut kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi hingga asapnya berdampak ke negara tetangga.

Prabowo mengatakan negara yang mengolok-olok itu padahal perusahaannya beroperasi di Indonesia dan dinilai harus ikut bertanggung jawab atas karhutla yang terjadi.

"Kita bertanggung jawab, tapi kita juga ada beberapa negara yang mengolok-olok kita, menghina dan sebagainya ya kan, padahal banyak yang bertanggung jawab perusahaan-perusahaan mereka yang di sini. Nanti pada saatnya kita umumkan lah nama-nama itu," kata Prabowo dalam Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Rakornas TPAKD), Kamis (22/10/2026).