NADIKABAR.COM — Presiden Prabowo Subianto menegaskan kembali rencana pemerintah untuk menata dan menertibkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) guna meningkatkan efisiensi dan kinerja perusahaan-perusahaan pelat merah.

Dalam pelaksanaan efisiensi ini, Prabowo mengakui proses pembenahan struktur dan kinerja BUMN tidak bisa dilakukan secara instan dan membutuhkan waktu serta kerja keras secara bertahap. Namun ia tetap berkomitmen untuk menutup atau melebur ratusan BUMN yang terbukti merugikan negara.

"Pengalihan ini perbaikan ini tidak bisa seketika. Kita tidak punya tongkat ajaib, kita tidak punya tongkat nabi Musa atau nabi Sulaiman. Tapi kita sudah buktikan dalam dua tahun kita bekerja, sudah kita buktikan BUMN-BUMN yang rugi terus kita tutup," kata Prabowo dalam Rakornas TPAKD, Jakarta Utara, Kamis (22/10/2026).