NADIKABAR.COM — Presiden Prabowo Subianto mengaku senang mendapatkan laporan dari Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung soal pertumbuhan ekonomi yang melesat. Pramono melaporkan perusahaan-perusahaan yang tadinya lesu sedang bangkit di Jakarta, investasi pun melesat.

"Di dalam laporan dari Gubernur, pertumbuhan (ekonomi) DKI meningkat, perusahaan-perusahaan yang tadi agak lesu sekarang bangkit, investasi naik luar biasa," ujar Prabowo saat meresmikan LRT Jakarta di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, Rabu (16/9/2026).

Capaian baik ini terjadi karena semua pemimpin di pusat dan daerah saling gotong royong. Dia yakin bila semua orang bekerja, ekonomi Indonesia akan bangkit.

"Ini menunjukkan bila pemimpin-pemimpin bisa kerja sama, bisa gotong royong, dan harus gotong royong, bisa dan mau gotong royong, mau kerja sama, bangsa ini akan bangkit menjadi bangsa yang luar biasa. Saya yakin itu," kata Prabowo.

Pramono dalam acara yang sama memaparkan ekonomi Jakarta triwulan II-2026 tumbuh 5,52%. Inflasi terjaga di 2,5% dan kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 16,32%.

"Yang juga menggembirakan bapak presiden, kalau dulu di tahun 2021, selama satu tahun penuh investasi Jakarta itu Rp 103 triliun. Dalam era dua tahun ini, dalam kepemimpinan Bapak, Jakarta tumbuh 162%. Di tahun 2025, investasi di Jakarta Rp 270 triliun. Bahkan di triwulan kedua tahun ini, di tahun 2026, Jakarta investasinya Rp 173 triliun," papar Pramono.