"Mana yang tidak efisien? Dan kita mampu mengendalikan," ujar Prabowo.

Presiden mengakui koalisi pemerintahannya berukuran besar karena ia ingin sebanyak mungkin kekuatan politik bersatu untuk memperbaiki kehidupan rakyat.

Ia juga berkelakar bahwa persaingan politik di negara sebesar Indonesia pasti keras karena kursi terbatas dan presidennya hanya satu.