Sebagai bukti kemampuan kabinet mengendalikan keadaan, Prabowo menyebut penanganan bencana di Sumatera bagian utara, gempa bumi, aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau, hingga kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dihadapi pemerintah secara kompak.

Prabowo juga mengibaratkan perjalanan pemerintahan seperti pertandingan sepak bola, dengan dua tahun pertama belum mencapai turun minum dari masa jabatan lima tahun. Sehingga, para "pemain cadangan" diminta tidak frustrasi karena pada saatnya akan dimainkan.

Sidang Kabinet Paripurna tersebut digelar untuk memaknai dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran dan dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, para menteri koordinator, menteri, kepala badan, Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung, Gubernur Bank Indonesia, serta Ketua OJK.